Sabtu, 08 Maret 2014

Sebuah Pagi Untukmu

Ini adalah pagi.
Matahari telah mulai meninggi.
Beberapa embun masih bersandar pada dedaunan.
Beberapa yang lain menyandarkan dirinya pada rerumputan.
Tiap butirnya memantulkan cahaya keemasan mentari.
Sungguh indah, mereka berlaga layaknya bintang dilangit malam.
Burung-burung pun juga tak henti-hentinya berkiau.
Tiap kicauannya membawa sejuta kedamaian.
Namun, semua itu hanya membuatku makin gelisah.
Aku takut tak mampu membuatkanmu puisi dipagi seindah ini.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar