Jumat, 24 Januari 2014

who's she?

kuhisap dalam-dalam asap rokok ini.
merasuk: memeluk paru-paruku begitu erat.
begitu dalam, hingga aku tak tau.
hanya sesak yang kurasakan.

aku menggerutu, menahan pilu.
pilu yang begitu sendu.
sebuah elegi terdengar dari balik awan hitam.
begitu merdu merangkul malam.

kutatap lampu di atap.
dia selalu menerangi malamku.
meskipun yang kuhiraukan hanyalah bulan.
tak pernah dia merasa iri.

aku manusia, dan dia hanyalah benda.
namun aku tak lebih mulia darinya.
membuatku merasa jadi seonggok daging yang tak berguna.

pandanganku kabur, lantas kututup mata ini.
sesosok bayangan tiba-tiba hadir.
tersenyum, mencoba membelaiku.
aku hanya terpaku, melihat keindahannya.

perlahan kucoba membuka mata.
diringi pudarnya sosok itu.
dia menghilang, kala mata ini terbuka sempurna.
ya, dia hadir dan pergi lagi untuk kesekian kalinya.
walau aku belum sempat bertanya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar