Membawa sejuta sunyi
Terkadang hembusan angin datang menderu
Hanya terkadang
Ya, malamku selalu ramai oleh sunyi
Benar-benar terasa mengusik
Bahkan derasnya hujan dan berisik gemuruh
guntur
Tak mampu membuat mereka pergi
Aku masih terduduk disebuah sofa kecil
dipojok ruangan
Berusaha keras menyusun beberapa kata
diatas lembaran putih
Namun, yang kudapati hanya linangan airmata
yang tak dapat kutulis kesedihannya
Alangkah perih
Engkau pergi tanpa satupun lambaian tangan
padaku
Kau membawa sedikit kenangan yang kumiliki
Hingga yang tersisa hanyalah sunyi
Tidak ada komentar:
Posting Komentar