Selasa, 30 Desember 2014

Akankah Kamu?



Malam selalu jadi sepanjang ini tanpa hadirmu. Padahal, kamu adalah sosok yang paling nyata yang aku lamunkan. Tak benar-benar nyata, tapi cukup terasa ada. Barangkali, aku satu-satunya orang yang dapat merasakan eksistensimu tanpa harus kamu ada.
Sedihnya, hanya merasakan kamu ada tak cukup membuatku mampu mengikis malam dan waktu. Detik dan menit sudah berjalan seperti bulan dan tahun. Waktu terasa berputar teramat sangat lambat. Bahkan aku dapat merasakan tiap denyutan jantungku yang sudah seperti orang sekarat saja, seperti sudah tak ingin berdetak lagi. Sedihnya lagi, bersamaan dengan waktu yang sengaja berjalan tiarap, aku menyadari bahwa kamu tidak di sini, tidak di sisi. Bahwa aku kehilangan bentuk nyatamu, sepanjang waktu. Barangkali, aku satu-satunya orang yang tak (pernah) mampu membuat kamu benar-benar nyata, benar-benar ada, bukan hanya sekedar rasa.
Aku dipaksa untuk menyelami kesedihanku sendiri, tanpa tabung oksigen, tanpa pelampung dan tanpa sekoci. Untuk orang yang tak bisa berenang sepertiku, yang terlahir bukan sebagai manusia amfibi ataupun sebagai Poseidon, tentunya dengan mudahnya aku akan tenggelam. Semakin tenggelam hingga harus menelan air keruh dari kesedihanku sendiri. Sampai akhirnya aku sampai pada dasar dari lautanku dan tak ada kuasa atasku untuk berenang ke permukaan. Eksistensiku terkurung di sana, lautan menyedihkan yang aku terka dan aku ciptakan sendiri itu, dimensi yang (mungkin) tak akan dapat kamu temukan. Menyebalkan rasanya terkurung dalam dunia yang kita ciptakan keberadaannya sendiri.
Harapanku tinggallah satu, seseorang datang dan rela bersusah payah menahan nafasnya untuk menyelam dan menyeretku dari sana atau mati saja sekalian, daripada tersiksa perih seperti itu secara perlahan. Dalam nafasku yang menggelembung ke permukaan, kuselipkan doa pada setiapnya, dan kamu lah ketidakmungkinan yang senantiasa aku semogakan. Dan pertanyaanku pun hanya satu, akankah kamu datang? Semoga saja. Semoga.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar